Alat Bukti Rampung, Penetapan Tersangka Dugaan Mega Korupsi DAK Muna Tak Lama Lagi

0
224
Kepala Kejari Muna, Badrut Tamam

MUNA, CORONGSULTRA.ID – Perjalanan panjang penuntasan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) di tahun 2015 lalu, rupanya sudah dipenghujung. Pasalnya penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna sudah memiliki dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka dan siapa yang bertanggung jawab penuh pada skandal dugaan mega korupsi yang merugikan dengan hingga Rp 200 miliar.

Kepala Kejari Muna Badrut Tamam kepada anoatimes.id, mengatakan dalam skandal kasus mega korupsi DAK Muna ini, Kejari tidak akan ragu dalam menetapkan tersangka.

Baca Juga : Limbah B3 Berserakan, Pihak Rumah Sakit Kota Kendari Tak Acuh

“Kita tidak akan ragu dalam menetapkan tersangka. Kita sudah meminta surat keterangan ahli perbendaharaan negara selama dua hari,” ujar Badrut Tamam, Senin (18/12/2017) kemarin.

Ditempat yang berbeda, Kepala Seksi (Kasi) Intelegen Kejari Muna, La Ode Abdul Sofyan menjelaskan bahwa saat ini Kejari Muna sudah mengantong dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka, namun penyidik masih harus merampungkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

“Kita sudah memiliki dua alat bukti yang cukup. Kalau masalah kapan penetapan tersangkanya, kami saat ini masih dalam penyelesaian pemeriksaan,” ujarnya.

Lanjut, La Ode Abdul Sofyan menambahkan bahwa pemeriksaan atas kasus DAK ini telah terbit dua surat perintah perintah penyidikan (sprindik), kerugian keuangan negara dengan modus deposito dan pembayaran menyeberang tahun.

Untuk menetapkan tersangka Kejari masih dalam pemeriksaan saksi yaitu mantan Kadis DPPKAD Muna tahun 2015 Hj Ratna Ningsih L SE MTP, yang digelar Senin (18/12) kemarin.

“Kita sudah memiliki dua alat bukti yang cukup. Kalau masalah kapan penetapan tersangkanya, kami saat ini masih dalam penyelesaian pemeriksaan. Penetapan tersangka akan kita lakukan setelah kita rapatkan seluruh tim,“ tambahnya.

“Penetapan tersangka tidak bergantung pada hasil audit BPKP, begitu usai rapat tim, tunggulah hasilnya,“ tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here