Harga Bawang Merah Naik, Disperidag Bilang Masih Normal

0
226

KENDARI, CORONGSULTRA.ID – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, harga sejumlah komoditi sembako di pasaran di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai naik.

Pantauan anoatimes.id, di sejumlah pasar tradisional di Kota Kendari, Rabu (20/12/2017), Komoditi sembako yang mengalami kenaikan drastis ialah bawang merah, dimana harga jual awal bawang merah di kisaran Rp 16.000 naik di kisaran Rp 24.000.

Selain bawang merah, tomat juga mengalami kenaikan dari semula harga satu kilo berada pada kisaran Rp 5.000 kini naik menjadi Rp 7 ribu. Kenaikan harga terjadi pada ikan diantaranya Ikan Ruma-Ruma dari Rp 25.000 naik menjadi Rp 30.000 per kilo, Ikan Cakalang dari Rp 20.000 menjadi Rp 23.000 ribu, dan ikan Ikan Bang Kumis RP 20.000 naik menjadi Rp 25.000 ribu.

Naiknya harga sejumlah komoditi tesebut, rupanya masih dianggap normal dan wajar oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Kendari. Melalui Kepala Bidang (Kabid) Logistik, Yusri mengatakan kenaikan masih wajar.

“Jadi sampai Natal dan Tahun Baru, bisa kita simpulkan masih dalam taraf wajarlah,” ujarnya, usai di temui di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Yusri menambahkan kenaikan harga bahan pokok dipasaran tidak hanya disebabkan oleh Natal dan Tahun Baru baru, melainkan juga kondisi cuaca yang selalu berubah-ubah dan stock yang mulai terbatas dari Distributor.

“Kita berharap agar masyarakat membeli barang secukupnya saja dan berbelanja di sejumlah titik seperti pasar Baruga dan pasar Lapulu yang di pantau langsung Disperindag kota Kendari,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here