Asrun Dan ADP Di Tangkap KPK Berdampak Pada PAN Sultra

0
355

 

Kendari, Corong Sultra.id,Pasca penangkapan Calon Gubernur Sultra, Ir Asrun dan anaknya Adriatma Dwi Putra (ADP) yang juga menjabat sebagai Walikota Kendari, oleh KPK dipastikan berdampak tidak hanya pada elektabilitas pasangan Asrun dan Hugua sebagai Cagub. Akan tetapi, berdampak pula pada elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) dalam perhelatan Pilcaleg 2019 nanti di Provinsi Sultra.

Pakar Politik Universitas Halu Oleo, Dr Bachtiar mengatakan, penangkapan Asrun dan ADP sangat berdampak pada PAN. Padahal menurut Dekan FISIP UHO ini, aksi pecat memecat kader yang dilakukan ADP saja sangat merugikan Asrun sebagai Cagub dan PAN itu sendiri. Apalagi tidak lama kemudian, ayah dan anak tersebut diciduk oleh KPK.

” Sejak tiga bupati PAN dipecat dan mengundurkan diri, ini sudah menjadi blunder. Apalagi, dengan penangkapan oleh KPK,” lanjutnya.

Bachtiar tidak mengerti hitung hitungan PAN saat itu, yang dilakukan oleh ADP sebagai Sekertaris Umum ( Sekum) DPW PAN Sultra . Aksi ADP itu jelaa merugikan partai karena kaderny dipecat Yakni

Rajiun yang tidak lain menjabat sebagai Bupati Muna Barat dan dua bupati lainnya yakni Buton dan Wakatobi.

” Tidak hanya berdampak pada Asrun tapi dampaknya kepada PAN. Saya takutkan perolehan suara partai ini dalam Pilcaleg 2019 nanti akan menurun drastis,” tandasnya.

Bachtiar menambahkan, tertangkapnya Asrun dan ADP yang tidak lain ayah dan anak itu menjadi pembelajaran politik bagi masyarakat, utamanya partai politik. Dalam pengkaderan dan memilih calon pemimpin sebuah partai politik harus berhitung jauh. Pasalnya, banyaknya calon kepala daerah dan kepala daerah yang diciduk oleh penegak hukum dapat menjadi predikat buruk bagi partai politik.

Redaksi corong sultra, 

Nasarudi (naja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here