Hanya dua Yang Melaksanakan UNBK,Dari Delapan MTSN Di Muna

0
273

 

Raha, Corongsultra.id Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP dan madrasah sederajat akan digelar pekan depan. Sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Muna sudah mempersiapkannya sejak jauh sebelumnya. Ditingkat SMP, Dikbud Muna hanya mempersiapkan dua sekolah saja yakni SMPN 2 Raha dan SMPN Tongkuno. Padahal, sekolah negeri di muna seperti SMP 1,3, 5 dan lainnya secara fasilitas sudah dapat dikatakan siap untuk melaksanakan UNBK. Komputer bahkan Lapotop dapat digunakan untuk melaksanakan agenda nasional tersebut.

Kepala Bidang SMP Dikbud Muna, La Sarumada, mengatakan minimnya jumlah SMP yang ikut UNBK dikarenakan saat diverifikasi oleh pusat hanya dua sekolah itu saja yang direkomendasikan.

” Saat verifikasi dua sekolah itu saja yang direkomendasikan pusat,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, maka di Kota Raha otomatis tidak ada penambahan sekolah untuk UNBK, pasalnya, SMPN 2 Raha, sudah mengikuti UNBK sejak tahun lalu dengan memanfaatkan fasilitas di SMAN 1,Raha.

Ditahun ini, hanya SMPN Tongkuno saja sekolah yang baru pertama kali melaksanakan UNBK. Alasan lain sehingga SMP lainnya tidak melaksanakan UNBK karena fasilitas jaringan .

” Sekolah lain masih manual dengan menggunakan kertas. Tapi soalnya untuk tiap peserta berbeda beda. Masalahnya lainnya mereka tidak diikutkan UNBK adalah jaringan yang tidak memadai,” kilahnya.

Minimnya satuan pendidikan di lingkup Dikbud Muna yang menggelar UNBK, justru berbanding terbalik dengan MTsN di lingkup Kemenag Muna. Di lingkup MTSN, justru delapan madrasah yang melaksanakan UNBK. Dari delapan madrasah tersebut, ,tiga diantaranya berstatus swasta dan berada di luar Kota Raha. Hal tersebut kontras dengan satuan pendidikan dilingkup Pemkab Muna, karena memiliki fasilitas yang memadai, baik gedung maupun jumlah murid.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kemenag Muna, Muh Basri mengatakan, semangat pelaksanaan UNBK di Madrasah lebih mengutamakan kejujuran dan kwalitas pendidikan.

” Awalnya hanya dua yang kami usulkan. Tapi Ka seksi Mapendais menggenjotnya hingga delapan madrasah,” ini belum termasuk Aliyah sehingga jumlah totalnya 12,madrasah,” kata Kepala Kemenag Kabupaten Muna, Muh Basri.

Menurut Basri, dengan melaksanakan UNBK, pihaknya dapat mengukur kemampuan siswa. Hasil pekerjaan peserta UN lanjutnya, murni kemampuan siswa.

“” Semangatnya adalah kejujuran. Awalnya kepala Madrasah khawatir jika UNBK dilaksanakan karena nanti akan berdampak pada jumlah siswa disekolahnya. Tapi saya katakan tidak seperti itu, kita harus benar benar jujur, dan kwalitas siswa terukur ” paparnya.

Basri berharap, perhatian Kanwil Kemenag Sulawesi Tenggara kepada Kemenag Muna, dengan melaksanakan UNBK terus bertambah utamanya fasilitas pendidikan di madrasah.

” Tahun depan, semua Madrasah kita ikutkan UNBK,” tandasnya. Laporan Nazaruddin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here