Untuk Meminimalisir Maraknya Korupsi Dana Desa,Kejari Bakal Masuk Seluruh Desa di Bombana

0
161

Rumbia, CorongSultra.id- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bombana membentuk tim khusus pengawal pelaksanaan dana desa melalui program Jaksa Menginap yang tersebar di 22 Kecamatan guna meminimalisir maraknya korupsi dana desa.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bombana, Supriyadi mengatakan bahwa Program Jaksa menginap tersebut sebagai langkah pendekatan persuasif terhadap masyarakat serta pada aparat desa yang tiada lain juga merupakan upaya penyelenggaran dana desa yang diharapkan berjalan efektif sesuai peruntukannya.

“melihat program Gembira Desa dari Pemkab Bombana, ada juga dana desa dari pemerintah pusat masyarakat harus tau seperti apa dan bagaimana pemerintah desa merealisasikan dana itu dengan baik. sebagai penegak hukum ambil andil untuk memberikan edukasi kepada warga terkait dana desa,” jelasnya.

Pembentukan tim ini, lanjut dia, dimulai Januari hingga November 2020 bakal melakukan kunjungan desa dan kecamatan dalam kurung waktu dua kali setiap bulannya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakas Desa (BPMD) Kabupaten Bombana melalui Sekretarinya, Yandu S. Pd. PKN Mengatakan bahwa pihaknya sangat dukung program Jaksa menginap. Ia berharap melalui program jaksa tersebut tidak lagi menambah daftar kasus hukum karena pengelolaan ADD.

“Program ini sangat tetap agar tindakan perlakuan kriminal (Koropsi) tidak terjadi lagi ditingkat pedesaan,” jelas Yandu

Pewarta : tim corongsultra.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here