Sultra Terima 20.400 Vaksin Covid-19 Tahap Dua, Diprioritaskan Untuk Tenaga Kesehatan

0
58

Kendari, corongsultra.id – Vaksin Covid-19 tahap kedua akhirnya tiba di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (22/1/2021). Setelah vaksin tahap pertama tiba pada 5 Januari 2021, dan telah digunakan perdana tanggal 14 Januari 2021 lalu. Jumlah vaksin yang tiba sama dengan pada tahap pertama sebanyak 20.400 dosis.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, M Ridwan Badallah mengatakan, vaksin diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia yang tiba di Bandara Halu Oleo sekitar pukul 11.00 Wita. Vaksin merek Sinovac itu di jemput langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, Usnia bersama tim dari Polda Sultra.

Ridwan Badallah bilang, selanjutnya vaksin tersebut dibawa ke tempat penyimpanan di kantor Dinkes Sultra dengan pengawalan ketat dari tim kepolisian.

“Vaksin ini masih diperuntukkan bagi tenaga kesehatan untuk penyuntikan tahap kedua. Pendistribusiannya masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya.

Untuk pelaksanaan vaksinasi di Sultra kata Ridwan Badallah, berlangsung di dua daerah, yaitu Kota Kendari dan Kabupaten Konawe. Berdasarkan laporan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra per Kamis (21 Januari 2021), total realisasi kegiatan vaksinasi mencapai 1.135 orang, dengan rincian 864 orang di Kota Kendari dan 271 orang di Konawe.

“Jumlah sasaran vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 21.243 orang, dan telah terdaftar pada aplikasi P-Care milik Kementerian Kesehatan RI. Jumlah ini tersebar di 17 kabupaten/kota,” terangnya.

Dari jumlah sasaran tersebut, dia menyebutkan yang telah diregistrasi ulang sebanyak 5.571 orang. Namun yang bersedia divaksin hanya 5.336 dan sisanya sebanyak 235 berhalangan untuk divaksin dengan berbagai alasan.

“Ada 10 penyebab sehingga vaksinasi bagi para nakes ini batal atau tertunda, yakni karena mereka mengalami hipertensi saat hendak divaksin, menderita penyakit kronis, sedang menyusui, hamil, penyintas Covid-19, menderita diabetes, penyakit paru kronis, jantung, kanker, dan penyakit ginjal. Persentase terbesar karena mengalami hipertensi, yang mencapai 59 orang,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, dari total yang divaksin sebanyak 1.135 orang tersebut, kaum perempuan lebih banyak ketimbang laki-laki baik di Kota Kendari maupun di Kabupaten Konawe. Nakes perempuan yang menjalani vaksinasi sebanyak 791 orang sedangkan laki-laki hanya 344 orang.

“Adapun kelompok umur yang paling banyak menjalani vaksinasi berada pada interval 31-45 tahun sebanyak 552 orang. Sedangkan sisanya masing-masing terbagi pada kelompok umur 18-30 tahun dan kelompok umur 46-59 tahun,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here