Bantu Pendirian Politeknik Pertambangan, Gubernur Ali Mazi Didaulat Sebagai Ketua Dewan Pengawas

0
45

Kendari, corongsultra.id – Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi bersama dengan Presiden Direktur PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obisidian Stainless Steel (OSS) Tony Zhou Yuan menandatangani struktur baru yayasan untuk pembangunan Politeknik Pertambangan di Kabupaten Konawe.

Penandatanganan struktur baru yayasan yang bernama Andrew & Tony Foundation itu berlangsung di rumah jabatan (Rujab) gubernur Sultra, Senin (15/2/2021).

Yayasan tersebut didirikan dalam rangka membangun politeknik yang akan mendidik sumber daya manusia (SDM) Sultra di sektor pertambangan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra M Ridwan Badallah mengatakan, dalam struktur baru itu, gubernur Sultra dipercaya menjadi ketua dewan pengawas yayasan dan bupati Konawe sebagai wakil ketuanya.

“Nantinya, politeknik pertambangan Konawe akan mensuplai kebutuhan tenaga kerja ahli bagi PT VDNI dan PT OSS yang beroperasi di wilayah Kecamatan Morosi, Konawe. Politeknik itu sendiri rencananya akan dibangun di dalam kawasan kompleks industri PT VDNI,” kata Ridwan Badallah dalam keterangan tertulisnya.

Ridwan Badallah mengatakan, Ketua Yayasan Andrew & Tony Foundation, Tony Zhou Yuan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja sama antara perusahaan dan pemerintah sehingga perusahaan dapat membentuk yayasan untuk pendirian sekolah politeknik di Sultra.

“Terima kasih telah memberikan sebuah panggung untuk membentuk sebuah yayasan sekolah politeknik di Sultra. Melalui kerjasama ini, kita berharap manfaatnya lebih cepat dirasakan masyarakat,” kata Ridwan Badallah mengutip sambutan Tony Zhou Yuan yang diterjemahkan oleh seorang penerjemah.

Ridwan Badallah menyebutkan, acara ini turut dihadiri secara virtual oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) Safri Burhanuddin, Sekretaris Daerah Nur Endang Abbas, dan sejumlah kepala OPD terkait lingkup Pemprov Sultra.

Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Sultra Ali Mazi menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Kemenko Marves yang terus memantau perkembangan pembangunan Politeknik Pertambangan.

“Kita bangga karena dipantau langsung dari Kemenko Kemaritiman dan Investasi. Kita berharap apa yang diupayakan di Sultra bisa berhasil dan berdaya guna untuk kepentingan kemajuan bangsa dan negara,” kata gubernur.

Gubernur mengatakan pembangunan politeknik yang akan berlokasi di dalam kawasan industri. Menurutnya, hal ini untuk memudahkan proses pelatihan dan segala sarana dan prasarana agar benar-benar dapat dilihat langsung dan mudah dimonitoring.

Oleh karena kata gubernur, kawasan pembangunan politeknik terletak dalam kawasan smelter, maka rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Konawe akan diubah. Hal ini dilakukan karena pemerintah betul-betul ingin membangun daerah.

“Kita akan koordinasikan secepatnya untuk melakukan perubahan RTRW ini demi kepentingan masyarakat dan bangsa. Tim dari pemprov bersama yayasan secepatnya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Konawe,” katanya.

Terkait dengan pendirian Politeknik Pertambangan, kata gubernur, saat ini akta pendiriannya sementara dipersiapkan PT VDNI dan dalam bulan Februari ini diupayakan sudah bisa rampung.

Gubernur berharap dukungan Kemenko Marves dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk dapat membantu proses perizinan pendirian politeknik ini secara umum.Sehingga dia berharap, pada bulan Juni 2021 mendatang, Politeknik Pertambangan sudah dapat menerima mahasiswa baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here