PT REI dan Almharig Kembali Didemo Karena Diduga Serobot Lahan Warga di Kabaena

0
280

Kendari, corongsultra.id – PT Rohul Energi Bumi (REI) dan PT Almharig kembali diadukan ke DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) oleh Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) Sultra, karena diduga sengaja melakukan penyerobotan lahan warga di Kecamatan Kabaena Tengah dan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana.

Menurut Direktur LKPD Sultra Muhammad Arham, tindakan PT REI dan PT Almharig sangat merugikan masyarakat pemilik lahan dan kedua perusahaan tambang itu bersikap tertutup tanpa ada sikap mempertanggungjawabkan tindakannya.

“Kerugian dialami warga yang lahannya diserobot sangat memperihatinkan dan menimbulkan gejolak sosial di masyarakat yang dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya saat menyampaikan aspirasinya di DPRD Sultra, Senin (15/2/2021).

Untuk itu kata dia, pihaknya meminta DPRD Sultra segera merekomendasikan penghentian kegiatan operasi PT REI dan PT Almharig.

Lebih lanjut Muhammad Arham mengatakan, mereka meminta DPRD Sultra menghadirkan manajemen PT REI dan PT Almharig sebelum mempertanggungjawabkan penyerobotan lahan yang dilakukannya.

“Kami meminta agar DPRD Sultra menghadirkan Dinas Perhubungan dan dinas terkait untuk melakukan rapat dengar pendapat bersama masyarakat, sebab kami menduga PT Almharig mendirikan Jety tanpa izin,” tegasnya.

“Jika dalam jangka waktu 7 x 24 jam tidak ditemukan solusi persoalan di atas dengan keterlibatan DPRD Sultra. Maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa di jety PT REI dan PT Almharig,” katanya mengultimatum.

Menanggapi tuntutan LKPD Sultra, Ketua Komisi III DPRD Sultra Suwandi Andi berjanji akan agendakan rapat dengar pendapat dengan PT REI dan PT Almharig.

Bahkan kata dia, pihaknya akan memanggil direktur kedua perusahaan tambang tersebut bersama dengan instansi terkait.

“Kami komisi III DPRD Sultra akan menghadirkan direktur REI dan Almahrig, kadis ESDM, Kadis Perhubungan, dan PTSP,” kata Suwandi Andi berjanji.

Laporan rian

Editor jayus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here