Baharudin, Kisah Anak Penjual Asongan Lulus Seleksi Prajurit TNI AD

0
28

Kendari, CorongSultra.id – Baharudin (21) kini resmi mengenakan seragam loreng pasca lulus seleksi Calon Tamtama Prajurit Karir (Cata PK) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) Gelombang I TA 2021.

Kelulusan Baharuddin membangkitkan harapannya mengangkat martabat dan derajat kedua orang tuanya sehari-hari mangkal berjualan asongan di perempatan lampu merah pasar baru, kota Kendari.

Kisah sukses Baharuddin diungkapkan Plh Kapenrem 143/HO (Halu Oleo) Letda Inf Rusmin Ismail dalam rilis tertulisnya, Selasa (20/4/2021).

Rusmin mengatakan, Baharudin merupakan salah satu dari 142 pemuda Sultra yang diberangkatkan ke Makassar untuk mengikuti seleksi tingkat pusat Cata PK TNI AD Gelombang I TA 2021.

“Setelah mengikuti rangkaian seleksi hampir 12 hari, Baharudin dan 88 orang lainnya dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan Sekolah Calon Tamtama (Secata PK) di Rindam XIV/Hsn (Hasanuddin),” ungkap Rusmin.

Rusmin menerangkan, perjuangan Baharuddin mengikuti seleksi calon prajurit tidak hanya tahun ini, tapi sebelumnya di tahun 2020 dia berhasil mencapai tingkat pusat di Makassar, namun karena belum maksimal maka pulang ke Kendari.

Belajar dari kegagalannya tahun lalu, putra pasangan La Halia (49) dan Wa Ode Bia (47) ini mempersiapkan diri dan tahun 2021 berhasil lolos mengikuti pendidikan di Rindam XIV/Hsn.

Dan yang paling membanggakan kata Rusmin, Baharuddin adalah siswa alumni SMA Kartika XX-2, yaitu sekolah yayasan milik TNI AD.

“Ini tentu sangat membanggakan bagi keluarganya dan termasuk keluarga besar TNI AD karena yang bersangkutan merupakan lulusan dari SMA yang berada di dalam yayasan TNI AD,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, ayah Baharuddin, La Halia saat ditemui di rumahnya Jl. Palapa, Kemaraya, Kota Kendari, tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya.

“Alhamdullilah pak, bahagia dan bangga rasanya, anak saya jadi tentara pak, terima kasih pak, semoga dia sehat selalu dan bisa menyelesaikan pendidikannya,” ungkapnya dengan nada bahagia bercampur haru.

Baharudin saat dikonfirmasi via seluler mengungkapkan kepuasan dan kebahagiaannya bisa lolos mengikuti pendidikan TNI AD.

“Puas sekali rasanya pak, perjuangan saya tidak sia-sia, keberhasilan ini untuk kedua orang tua saya. Saya buktikan bahwa siapa saja bisa menjadi prajurit TNI AD, memang tidak mudah dan penuh perjuangan tapi nyatanya anak penjual asongan bisa,” ucapnya penuh semangat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

banner 300250 banner 300250 banner 300250

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here