DPRD Sultra Kecewa BLP Tidak Hadir Jelaskan Kejanggalan Proyek Rehabilitasi Pelabuhan Tampo

0
51

Kendari, CorongSultra.id – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) kecewa dengan sikap Biro Layanan Pengadaan (BLP) Setda Sultra tidak hadir dalam rapat dengar pendapat membahas kejanggalan proses penerbitan surat penunjukan pengadaan barang dan jasa rehabilitasi dermaga moveable bridge (fasilitas pengairan) pelabuhan pengairan penyeberangan pelabuhan Tampo pada Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra.

“Kami sangat kecewa kepada BLP. Mereka tidak menghargai undangan rapat dengar pendapat,” ujar Ketua Komisi III Suwandi Andi usai menutup rapat dengar pendapat kejanggalan proyek Dishub di ruang rapat DPRD Sultra, Rabu (28/4/2021).

Suwandi Andi menjelaskan, rapat dengar pendapat diagendakan karena ada perusahaan rekanan mengadu ke komisinya mengenai persoalan krusial pada tender di Dishub, yaitu pengumuman pemenang lelang yang dikeluarkan oleh BLP.

“Sehingga ini penting karena ada salah satu rekanan melakukan protes karena merasa dirugikan, sehingga kami di DPRD resmi menyurat ke BLP, Ditkrimsus Polda, inspektorat, rekanan, dan dinas perhubungan,” jelasnya.

Suwandi bilang, ketidakhadiran BLP sempat membuat mereka menskorsing waktu rapat dengar pendapat dari pukul 10.15 Wita. Tapi BLP tetap tidak hadir.

“Kemudian kami konfirmasi lewat telepon tapi tidak diangkat BLP. Maka kami sepakat akan rapat jam sebelas sampai kita buka skorsing sidang tapi BLP tetap tidak hadir,” ungkapnya.

Atas sikap pihak BLP, Suwandi bersama anggota komisi III sepakat menskorsing rapat dengar pendapat sampai batas waktu tidak ditentukan.

“Secara kelembagaan kami tidak akan mundur, kami akan tetap mengagendakan rapat dengar pendapat,” katanya menegaskan.

 

 

 

 

 

banner 300250 banner 300250 banner 300250

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here