Wali Kota Kendari Raih Penghargaan Inklusi Keuangan dari OJK

0
38

KENDARI, CorongSultra.id    –   Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh serta kepala daerah di Sultra yang berperan penting dalam menggerakkan mendorong inklusi keuangan di daerah dan penggerak financial technology (fintech) dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Salah satu kepala daerah di Sultra yang mendapatkan penghargaan inklusi keuangan dari OJK adalah Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir.

Orang nomor satu kota Kendari ini menerima penghargaan dalam acara Bulan Inklusi Tahun 2021 yang diselenggarakan OJK Sultra bertempat di Town Square (K-Toz), Jum’at (22/10/2021).

OJK menilai wali kota Kendari sebagai kepala daerah yang proaktif dalam mendorong tim percepatan akses keuangan daerah di ibu kota provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Tentu kita berterimakasih atas apresiasi yang disampaikan dan tentu ini motivasi kita untuk mendorong lebih aktif lagi agar inklusi keuangan kita jauh lebih baik,” terang Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K usai penyerahan penghargaan seperti dikutip dari laman kendarikota.go.id.

Salah satu capaian inklusi keuangan dilakukan wali kota yaitu telah menerapkan pembayaran non tunai di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang saat ini telah mencapai 100 persen. Dan rencananya mendorong pembayaran non tunai hingga ke tingkat sekolah.

“Berfikir untuk tidak lagi ATM fisik ya tapi ke depan akan kita dorong ke ATM digital yang semakin memudahkan kita,” ujar wali kota.

Di kesempatan yang sama, Kepala OJK Sultra Arjaya Dwi Raya mengatakan mereka berkomitmen untuk mencapai target inklusi sebesar 90 persen hingga tahun 2024.

“Untuk itu kami OJK terus berkomitmen untuk mengoptimalkan perannya sebagai katalis ekonomi nasional,” katanya.

Dia mengungkapkan tingkat inklusi keuangan di Sultra mencapai 65 persen, artinya masyarakat telah mendapatkan layanan akses jasa keuangan guna meningkatkan kesejahteraannya.

“Sedangkan untuk literasi keuangan sendiri telah mencapai 50 persen yang artinya keyakinan dan sikap masyarakat dalam mengelola keuangan sudah semakin besar di tahun 2021 ini,” tuturnya.

banner 300250 banner 300250 banner 300250

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here